Zukri Lantik Denny Gunawan, Target Kinerja Perumda Tuah Sekata Dipatok Jelas

PELALAWAN | Haluanberantas.com –  Zukri secara resmi melantik Denny Gunawan sebagai Direktur Utama Perumda Tuah Sekata periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Kabupaten Pelalawan, Kamis (26/2/2026).

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Bupati Pelalawan Nomor: KPTS.500/EK-SDA/2026/213 tentang Pengangkatan Direktur Utama Perumda Tuah Sekata yang ditetapkan pada 23 Februari 2026.

Bupati Zukri memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan Denny Gunawan. Penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas menjadi penegasan komitmen awal kepemimpinan baru. Momen tersebut disaksikan Sekretaris Daerah Tengku Zulfan dan Asisten I Zulkifli.

Dalam sambutannya, Zukri menekankan bahwa jabatan direktur utama bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab penuh terhadap kemajuan perusahaan daerah. Ia menegaskan bahwa target kinerja bukan formalitas, melainkan indikator yang akan dievaluasi secara berkala.

“Jika dalam beberapa tahun ke depan tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan, maka akan dilakukan evaluasi. Apabila tidak ada perubahan nyata, tentu bisa dilakukan pergantian. Semua harus profesional dan berkontribusi penuh terhadap perusahaan,” tegasnya di hadapan tamu undangan.

Pernyataan itu menjadi sinyal jelas bahwa manajemen Perumda Tuah Sekata dituntut bekerja terukur, transparan, dan berorientasi hasil. Pemerintah daerah tidak lagi memberi ruang bagi pengelolaan yang stagnan atau sekadar rutinitas.

Lebih jauh, Zukri mendorong Perumda Tuah Sekata untuk memperluas unit usaha yang telah berjalan sekaligus membuka peluang bisnis baru. Salah satu sektor yang disorot adalah energi. Pemerintah daerah, kata dia, telah meminta pembentukan anak perusahaan baru di bidang tersebut sebagai langkah strategis jangka panjang.

“Kita sudah minta agar Perumda Tuah Sekata membuka anak perusahaan baru di bidang energi. Ke depan, kita juga akan membuka unit-unit bisnis lainnya,” ungkapnya.

Selain ekspansi usaha, sinergi antarlembaga daerah juga menjadi perhatian. Zukri meminta Perumda Tuah Sekata menjalin kerja sama dengan Perumda BPR Dana Amanah sebagai sesama perusahaan milik daerah, serta menggandeng Koperasi Merah Putih untuk memperluas jejaring ekonomi lokal.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis daerah. Pemerintah Kabupaten Pelalawan menaruh harapan besar agar BUMD benar-benar menjadi motor penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Denny Gunawan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas dan kerja nyata.

“Ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan berupaya melakukan inovasi dan penguatan manajemen agar Perumda Tuah Sekata semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.

Denny menegaskan, fokus awal kepemimpinannya adalah konsolidasi internal dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja unit usaha yang ada. Ia juga membuka peluang inovasi di sektor-sektor strategis yang memiliki potensi meningkatkan PAD secara signifikan.

Pelantikan ini menjadi titik awal fase baru bagi Perumda Tuah Sekata. Dengan masa jabatan lima tahun ke depan, publik akan menanti sejauh mana komitmen yang diteken dalam pakta integritas benar-benar diwujudkan dalam capaian konkret.

Pesan tegas Bupati Zukri tentang evaluasi dan kemungkinan pergantian direksi jika target tidak tercapai menjadi pengingat bahwa profesionalisme bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. BUMD dituntut adaptif, progresif, dan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *