Bengkalis, Haluanberantas.com – Di tengah arus zaman yang sering menjauhkan generasi muda dari ruang-ruang pengambilan keputusan, Fraksi Partai NasDem di DPRD Kabupaten Bengkalis memilih pendekatan berbeda: membawa remaja langsung ke pusat denyut demokrasi.
Melalui Program Remaja Bernegara NasDem (RBN), puluhan remaja tidak sekadar mendengar teori politik, tetapi merasakan sendiri atmosfer kerja legislatif. Kegiatan dimulai di Kantor DPD Partai NasDem dan berlanjut ke gedung DPRD Kabupaten Bengkalis, Sabtu (31/01/2026), membuka ruang belajar yang bersifat partisipatif dan reflektif.
Di ruang-ruang yang biasanya diisi perdebatan kebijakan dan perumusan keputusan publik, para peserta menjalani simulasi kerja kedewanan. Mereka mengikuti rapat komisi, memahami mekanisme Badan Musyawarah (Banmus), hingga duduk di Ruang Rapat Paripurna sebuah pengalaman simbolik sekaligus substantif tentang bagaimana suara rakyat diterjemahkan menjadi kebijakan.
Program ini tidak hanya menjadi sarana edukasi politik, tetapi juga strategi membangun kedekatan partai dengan generasi muda. RBN menegaskan komitmen NasDem untuk menumbuhkan literasi demokrasi sejak dini, sekaligus mendorong partisipasi politik yang beretika dan berorientasi pada kepentingan publik.
Kehadiran sejumlah tokoh partai memperkuat pesan tersebut. Wakil Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Riau Indra Trianto, Ketua DPD Partai NasDem Bengkalis yang juga Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadillah, Sekretaris DPD Ahmad Husein, Ketua Fraksi NasDem Rindra Wardana, Wakil Ketua Fraksi Rosmawati Sinambela, serta Anggota Fraksi Rumbin Sitio, turut menyaksikan langsung antusiasme para peserta.
Ketua Fraksi NasDem Rindra Wardana menekankan pentingnya pembinaan karakter dalam proses pendidikan politik. Menurutnya, pengalaman langsung memahami sistem legislatif akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga berintegritas.
“Melalui program ini, kami berharap lahir generasi muda yang berkarakter dan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Yan Kacil sapa akrab dari Rindra Wardana.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Bengkalis M. Arsya Fadillah menjelaskan bahwa RBN merupakan inisiatif yang digagas oleh Ketua Umum Surya Paloh sebagai bentuk pendidikan politik berkelanjutan bagi generasi muda.
Ia menegaskan bahwa politik seharusnya dijalankan dengan kesantunan dan ketulusan. Kekuasaan, “kata Arsya, mesti digunakan dengan hati yang bersih, jauh dari iri dan dengki nilai-nilai yang relevan bagi generasi yang kelak menentukan arah pembangunan, khususnya di Provinsi Riau.
“Di Bengkalis, RBN menjadi lebih dari sekadar program partai. Ia menjelma ruang pembelajaran tentang tanggung jawab publik bahwa demokrasi bukan hanya tentang memilih, melainkan tentang memahami, terlibat, dan menjaga marwah negara dengan kesadaran penuh.” tutupnya.**







