Bengkalis, Haluanberantas.com – Nuansa Ramadan yang lekat dengan semangat berbagi terasa hangat di Kecamatan Bantan. Dalam suasana bulan suci itu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis menyalurkan hibah 41 rol karpet kepada dua pondok pesantren, Kamis, 12 Maret 2026.
Karpet tersebut merupakan barang hasil penindakan kepabeanan yang telah melalui proses administrasi dan ditetapkan secara resmi sebagai Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN). Melalui mekanisme hibah, barang sitaan tersebut kemudian dialihkan pemanfaatannya untuk kepentingan sosial dan pendidikan.
Penyerahan hibah dilakukan langsung oleh Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis, Novryansyah, didampingi Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan (P2) Diki Iskandar, Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai Iwan Kurniawan, serta Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Ariyadi Permana Hamdani
Sebanyak 21 rol karpet diserahkan kepada Pondok Modern Nurul Hidayah di Desa Pasiran dan diterima pimpinan pesantren, Ahmad Pamuji. Sementara 20 rol lainnya diberikan kepada Pondok Pesantren Nurussalam di Desa Mentayan yang diterima oleh pimpinan pesantren, Muhammad Nizar.
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis Novryansyah menjelaskan, penyaluran hibah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Bea Cukai Bengkalis selama bulan suci Ramadan.
“BMMN hibah ini merupakan rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan dari Bea Cukai Bengkalis; kami berbagi dengan masyarakat sekitar dan berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua pesantren penerima,” ujar Novryansyah.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Bea Cukai di daerah tidak semata menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan kepabeanan, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan nilai manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami berharap kehadiran Bea Cukai di Bengkalis tidak hanya sebatas menjalankan tugas kepabeanan; tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, jajaran Bea Cukai Bengkalis turut menyerahkan puluhan kitab Al-Qur’an kepada kedua pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan para santri.
Novryansyah menambahkan bahwa institusinya berkomitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan kami dapat menghadirkan lebih banyak program yang bermanfaat bagi masyarakat; Bea Cukai berkhidmat untuk rakyat,” ungkapnya.
Sementara itu, pimpinan Pondok Modern Nurul Hidayah, Ahmad Pamuji, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menilai hibah karpet dan Al-Qur’an yang diberikan akan sangat membantu menunjang aktivitas ibadah sekaligus proses belajar para santri.
“Kami mengucapkan terima kasih atas hibah karpet dan Al-Qur’an ini; semoga dapat dimanfaatkan oleh para santri untuk kegiatan belajar maupun ibadah. Mudah-mudahan menjadi berkah bagi Bea Cukai Bengkalis,” ujar Pamuji.
Ia juga berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak lembaga pendidikan dan masyarakat yang merasakan manfaat dari program yang dijalankan Bea Cukai Bengkalis.**







