Sosialisasi BEBERES 2028 di Kecamatan Banyuasin III, Langkah Nyata Mewujudkan Kabupaten Banyuasin Bebas Rabies

Banyuasin127 views

BANYUASIN | Haluanberantas.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan terus bergerak cepat mewujudkan target besar. Kegiatan Sosialisasi Program BEBERES (Banyuasin Bebas Rabies) Tahun 2028 digelar di Kecamatan Banyuasin III, Kamis (11/06/2026).

Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam pencegahan dan pengendalian penyakit mematikan ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting. Hadir langsung Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ibu Warsi, S.P., M.P.; perwakilan Polsek Banyuasin III Aipda Fadeli; perwakilan Koramil 430-01/Pangkalan Balai Serda Ronald; serta Camat Banyuasin III, Bapak Santo, S.Sos., M.Si.

Turut hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Ibu Hj. Eni Diana, S.K.M., S.Keb., seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Banyuasin III, Kepala UPTD Puskesmas, Kepala Puskeswan, hingga para Penyuluh Pertanian Lapangan.

Dalam sambutannya, Ibu Warsi menegaskan bahwa keberhasilan program vaksinasi sangat bergantung pada dukungan bersama, terutama dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.

“Keberhasilan vaksinasi ini tidak bisa jalan sendiri. Butuh dukungan penuh dari desa dan warga agar target BEBERES 2028 bisa tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Hj. Eni Diana dari Dinas Kesehatan menjelaskan bahaya rabies pada manusia. Ia memaparkan dampak fatal yang bisa terjadi jika tidak ditangani segera, serta langkah pertolongan pertama jika terjadi gigitan hewan penular rabies.

Sebagai narasumber utama, drh. Haudina Rahma Kladia (Medik Veteriner) memaparkan materi lengkap mulai dari definisi, gejala klinis, cara penularan, hingga cara pencegahannya.

Ia menekankan bahwa meskipun rabies adalah penyakit 100% MEMATIKAN, namun penyakit ini BISA DICEGAH melalui vaksinasi dan penanganan yang tepat.

“Rabies itu mematikan, tapi bisa dicegah. Mari kita optimis wujudkan Banyuasin Bebas Rabies 2028 dengan kesadaran dan vaksinasi berkelanjutan,” ajak drh. Haudina.

Di akhir kegiatan, Camat Banyuasin III, Bapak Santo, mengajak seluruh stakeholder untuk berkomitmen penuh. Ia menekankan pentingnya pendataan akurat mengenai populasi anjing, kucing, dan kera di setiap wilayah.

Pemerintah desa diminta berperan aktif karena merekalah yang paling memahami kondisi wilayahnya. Masyarakat pun dihimbau agar rutin memvaksin hewan peliharaannya demi melindungi kesehatan bersama.

Dengan kerja sama yang solid, Banyuasin siap bebas rabies pada tahun 2028!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *