Tradisi Mendunia Kembali Digelar, Bupati Bistamam Pastikan Dukungan Penuh untuk Bakar Tongkang

Politik49 views

ROKAN HILIR, Haluanberantas.com – Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Bistamam menghadiri rangkaian Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026 di kawasan Jalan Perniagaan, Bagansiapiapi, Rabu (1/7/2026). Kehadiran orang nomor satu di Negeri Seribu Kubah itu menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam menjaga kelestarian tradisi budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.

Acara budaya yang telah menjadi ikon wisata nasional tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si., Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Riau, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat Tionghoa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta ribuan masyarakat dan wisatawan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bistamam didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hilir Ny. Tatik Sri Rahayu Bistamam, Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, jajaran kepala OPD, Camat Bangko, serta tokoh masyarakat Tionghoa Kabupaten Rokan Hilir, Sugiarto.

Kehadiran tokoh masyarakat Tionghoa tersebut dinilai menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga tradisi Bakar Tongkang yang telah diwariskan secara turun-temurun dan kini dikenal hingga mancanegara.

Bupati Bistamam menegaskan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Event Wisata Nasional Bakar Tongkang karena memiliki nilai strategis, bukan hanya sebagai pelestarian budaya, tetapi juga sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat.

“Event Bakar Tongkang bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Rokan Hilir, tetapi juga telah menjadi aset budaya dan pariwisata yang dikenal secara nasional maupun internasional. Melalui kegiatan ini, kita berharap kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan memperkenalkan Rokan Hilir ke tingkat yang lebih luas,” ujar Bupati Bistamam.

Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan setiap tahun memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan sektor perdagangan, kuliner, jasa transportasi, hingga perhotelan di Bagansiapiapi.

Tradisi Bakar Tongkang sendiri merupakan ritual budaya masyarakat Tionghoa yang telah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi salah satu agenda wisata terbesar di Provinsi Riau. Setiap penyelenggaraannya, ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara datang menyaksikan prosesi pembakaran replika kapal yang sarat makna sejarah.

Salah satu momen yang paling dinantikan masyarakat adalah tumbangnya tiang utama replika kapal setelah dibakar. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, arah tumbangnya tiang dipercaya menjadi pertanda datangnya sumber rezeki. Jika mengarah ke laut diyakini rezeki akan berasal dari sektor kelautan, sedangkan bila mengarah ke daratan dipercaya menjadi pertanda berkembangnya usaha di sektor perdagangan dan bisnis darat.

Prosesi berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Kehadiran pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga salah satu warisan budaya Indonesia yang telah dikenal dunia.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap Event Wisata Nasional Bakar Tongkang terus berkembang menjadi destinasi wisata budaya unggulan yang mampu meningkatkan daya saing daerah, memperkuat toleransi antaretnis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *