Festival Anak Sholeh Desa Muntai, KKN ISNJ Bengkalis Tanam Nilai Islami Sejak Dini

Bengkalis90 views

Muntai, Haluanberantas.com – Keberanian anak-anak untuk tampil menjadi pemandangan yang mewarnai Festival Anak Sholeh di Masjid Hasanah, Desa Muntai, Minggu (23/8/2026). Mahasiswa KKN ISNJ Bengkalis bersama masyarakat menghadirkan kegiatan tersebut sebagai ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain, sekaligus mengenal nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Beragam perlombaan dikemas dalam suasana edukatif dan menyenangkan. Anak-anak tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan serta melatih kepercayaan diri di hadapan orang tua dan masyarakat.

Ketua KKN ISNJ Desa Muntai, Dini Atifa Aisyah, mengatakan festival tersebut menjadi salah satu kegiatan yang meninggalkan kesan tersendiri selama mahasiswa menjalankan program pengabdian.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau mendapatkan hadiah. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak berani tampil, berani mencoba, dan merasa senang mengikuti kegiatan yang positif. Kami ingin meninggalkan kenangan yang baik selama berada di Desa Muntai,” ujar Dini.

Menurut Dini, keterlibatan masyarakat turut menopang pelaksanaan kegiatan. Warga membantu persiapan, mendampingi anak-anak, serta memberikan dukungan selama rangkaian acara berlangsung.

Bagi mahasiswa KKN ISNJ, proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar membangun komunikasi dengan anak-anak dan warga melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Salah seorang anggota KKN mengaku respons peserta menjadi pengalaman yang paling berkesan selama kegiatan.

“Awalnya kami memikirkan bagaimana supaya kegiatan ini tidak monoton. Tapi ternyata anak-anak sangat antusias. Melihat mereka berani tampil, tertawa bersama, dan saling menyemangati membuat kami ikut bahagia. Rasanya capek selama persiapan terbayar,” ungkap salah satu anggota KKN.

Bagi masyarakat Desa Muntai, kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi anak-anak sekaligus mempererat hubungan dengan mahasiswa. Orang tua dapat menyaksikan langsung keberanian putra-putrinya mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid Hasanah.

“Kami senang anak-anak ada kegiatan seperti ini. Mereka bisa berkumpul, bermain, belajar, dan berani tampil di depan orang ramai. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada dan menjadi kenangan baik untuk anak-anak,” tuturnya.

Pertemuan antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat itu kemudian memberi makna lebih luas terhadap pelaksanaan festival. Anak-anak memperoleh pengalaman tampil di depan publik, sementara mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengasah kemampuan berinteraksi dan mengabdi bersama warga.

Bagi KKN ISNJ Desa Muntai, pengalaman tersebut menjadi bagian dari semangat “datang untuk belajar, hadir untuk berbagi, dan pulang meninggalkan kenangan.”

Nilai yang dibangun melalui kegiatan itu tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan. Festival Anak Sholeh menjadi bagian dari upaya bersama menumbuhkan karakter generasi muda yang percaya diri, aktif, berakhlak, dan memiliki semangat untuk terus belajar.

Pada akhirnya, keberanian untuk mencoba menjadi capaian yang tidak kalah penting dari sebuah kemenangan. Dari Masjid Hasanah, anak-anak Desa Muntai membawa pulang pengalaman, kegembiraan, dan sebuah kenangan yang diharapkan menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh lebih percaya diri.**

Laporan: Mutia Sapianti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *