Dari 10 Ribu UMKM, Baru 2 Ribu Bersertifikat Halal: Pemko Pekanbaru Diminta Percepat

PEKANBARU | Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menekan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner agar memastikan produknya benar-benar halal. Bukan hanya dari bahan, tetapi juga proses produksi hingga penyajian. Dorongan ini muncul seiring rencana Pemko mengembangkan wisata halal di Kota Pekanbaru.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menegaskan sertifikasi halal harus digalakkan secara bertahap, terutama bagi UMKM yang menjual makanan dan minuman. Menurutnya, sertifikat halal menjadi jaminan bahwa produk yang dipasarkan sesuai syariat Islam dan memberi kepastian bagi konsumen.

“Ke depan mesti digalakkan, sebab kita punya rencana untuk mengembangkan wisata halal di Kota Pekanbaru,” kata Markarius, Kamis (22/1/2026).

Markarius menyebut UMKM di Pekanbaru sudah tumbuh masif. Ia memperkirakan jumlah pelaku usaha mencapai sekitar 10 ribu UMKM. Sebagian besar sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas dasar. Namun, sertifikasi halal dinilai masih tertinggal jauh dari kebutuhan.

Dari total tersebut, Markarius menyampaikan baru sekitar dua ribu UMKM yang mengantongi sertifikat halal. Artinya, masih ada ribuan pelaku usaha kuliner yang berjualan tanpa jaminan halal yang resmi dan terstandar.

“Dari yang banyak itu, yang punya sertifikat halal baru sekitar dua ribu,” jelasnya.

Markarius menegaskan konsep wisata halal tidak bisa dibangun sekadar slogan. Sertifikasi halal menjadi syarat penting agar Pekanbaru memiliki daya saing, terutama bila ingin menarik wisatawan dan memperluas pasar konsumsi halal.

Ia menilai pasar halal memiliki potensi yang besar dan terus berkembang. Karena itu, kondisi UMKM yang belum mengurus sertifikasi halal dianggap sebagai hambatan serius bagi rencana penguatan ekosistem wisata halal di Pekanbaru.

“Maka sangat disayangkan pelaku UMKM masih banyak yang belum urus sertifikasi halal,” ujarnya.

Pemko Pekanbaru, kata Markarius, tidak akan lepas tangan. Pemerintah kota menyatakan siap membantu pelaku UMKM untuk mendorong percepatan sertifikasi halal. Langkah ini juga akan diperkuat lewat kerja sama dengan berbagai pihak agar pengembangan market halal tidak berhenti pada wacana.

“Kita juga gandeng berbagai pihak dalam pengembangan market halal di Kota Pekanbaru,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *