Sentul, Haluanberantas.com – Sentul mencatat momentum penting penyatuan arah pembangunan nasional ketika para pemimpin pusat dan daerah berkumpul dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi kebijakan sekaligus penegasan komitmen agar pembangunan tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan hadir nyata di tengah kehidupan rakyat.
Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis mendampingi Bupati Bengkalis Kasmarni dalam rapat koordinasi yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat. Agenda nasional tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga negara, jajaran kementerian, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia, Senin (2/2/2026).
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus diwujudkan melalui kerja konkret yang terukur, berorientasi hasil, dan berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat. Ia mengingatkan agar setiap kebijakan dan program pembangunan tidak terjebak dalam rutinitas seremonial, melainkan mampu memberikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat.
Presiden juga menegaskan swasembada pangan dan energi sebagai pilar utama kemandirian bangsa. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipandang sebagai investasi strategis untuk membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Selain itu, kepala daerah diminta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah sebagai fondasi keberhasilan pembangunan nasional.
Penguatan ekonomi kerakyatan turut menjadi perhatian utama melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Presiden menegaskan komitmen negara agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dari akses pendidikan, dengan memperkuat Sekolah Rakyat serta mempercepat digitalisasi pendidikan interaktif.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah pusat menegaskan hilirisasi sumber daya alam sebagai agenda prioritas nasional tahun 2026. Langkah tersebut dibarengi upaya penanganan lingkungan melalui pembangunan fasilitas waste to energy di 34 kota serta penguatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Merespons arahan Presiden, Bupati Bengkalis Kasmarni menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mendukung dan mengimplementasikan seluruh kebijakan strategis nasional sesuai dengan kewenangan daerah.
“Arahan Presiden menjadi penguatan bagi kami di daerah untuk bekerja lebih fokus dan memastikan program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kasmarni.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat serta menjaga stabilitas wilayah sebagai prasyarat pembangunan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, S.E., M.IP., menegaskan DPRD Bengkalis siap mengawal kebijakan strategis nasional melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan di daerah.
“Arahan Presiden menjadi pedoman penting bagi DPRD agar kebijakan daerah selaras dengan program nasional dan berpihak pada rakyat. Kami memastikan implementasinya berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Septian.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nadda Lubis, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Kepala BPS Bengkalis Sudiro, Kepala Badan Kesbangpol Bengkalis Suwarto, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis Agus Sofyan.**
Laporan; Mutia S.







